Akibat meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, harga minyak mentah melonjak di atas 95 dolar AS per barel. Hal ini secara langsung memicu kenaikan tajam biaya bahan baku petrokimia, yang berdampak serius terhadap produksi kemasan fleksibel.
Film utama seperti PA (Poliamida/Nilon), PE, dan BOPA mengalami kenaikan harga signifikan—dengan film PA naik 18–22% hanya dalam satu minggu. Sebagai bahan kritis untuk kantong vakum, kantong makanan cair, dan kemasan retort, kenaikan ini memberi tekanan pada seluruh rantai pasok kemasan makanan.
Untuk memitigasi dampaknya, pembeli disarankan:
Memesan lebih awal guna mengunci biaya saat ini
Mempertimbangkan struktur film alternatif guna mengurangi ketergantungan pada PA
Memantau pembaruan harga mingguan untuk perencanaan pengadaan
Pasar tetap volatil, dan harga kemasan fleksibel diperkirakan akan tetap tertekan hingga kuartal III 2026 kecuali kondisi geopolitik membaik.


